20. Pintar Membuat Emosi

1189 Kata

Isabel tersenyum tipis setelah itu. Ia sudah cukup puas, kali ini Leon menepati janjinya. Dan ia tidak berniat menyulitkan Leon lebih jauh. Yang ingin ia persulit adalah Sherly. Bukan Leon. “Ya sudah, Leon. Ingat janjimu,” ucap Isabel tenang. “Bagaimanapun juga kita berteman sejak kecil. Aku tidak mungkin membuatmu rugi. Apalagi ini menyangkut bisnis bersama keluarga kita.” Ia menatap Leon sejenak, lalu melanjutkan dengan nada yang lebih datar. “Aku tahu kamu sangat memanjakan kekasihmu. Tapi kali ini, cobalah bersikap netral.” Isabel meraih tasnya. “Aku pamit dulu. Aku mau menjemput Mimi. Aku khawatir dia kebingungan nanti.” Leon berdehem pelan, lalu mengangguk. Ia tidak berkata apa-apa, seolah tahu satu kata saja bisa kembali memicu konflik. Begitu Isabel berbalik, suara Sherly ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN