Astaga… Suhu ruangan turun atau bagaimana? Atau cuma jantungku yang naik turun? Mimi mengembuskan napas, mencoba menenangkan diri. Tapi begitu Leon bergerak lagi, hanya sekadar merapikan jasnya, Mimi langsung memekik kecil dalam hati: Sudah! Sudah! Jangan gerak lagi, Tuan! Aku bisa mati melihatnya! Sambil memegangi dadanya sendiri, Mimi membatin: Nona Isabel salah besar… Aku ini bukan perempuan yang suka menggoda… Aku bahkan digoda pun tidak tamat pelajaran… Apalagi harus menggoda lelaki setingkat ini! Dan ironisnya… Semakin Mimi panik, semakin pipinya memerah, semakin kacau tingkahnya… Leon justru terlihat semakin memperhatikannya. Tetapi tiba-tiba ekspresi Leon berubah total. Wajah yang tadinya terlihat sedikit melunak, kini mengeras kembali, dingin, fokus dan profesional. Ia

