Bab 85. Pengakuan Rey

1160 Kata

Benar saja, Erika yang tadinya sangat kesal karena mimpi indahnya diganggu oleh sang kakak, tapi kali ini matanya berbinar. Dia terlihat sangat bersemangat. "Kamu serius dengan ucapan kamu ini, Kak? Kamu nggak lagi bohongin aku, 'kan?" tanyanya, memastikan jika yang didengarnya tadi tidak salah. Tiba-tiba, Rey menjentik kening Erika. Yang membuat adiknya itu merasa terkejut. "Awh. Ih, Kak Rey ... kenapa malah jentik jidat aku, sih?? Sakit tahu," keluh Erika seraya memegangi keningnya yang sakit. "Sorry, kamu juga sih. Untuk apa aku bohongin kamu soal ini, Erika? Lagi pula, ini juga 'kan, yang kamu mau? Rey menjawab dengan nada penuh keyakinan, matanya menatap lurus tanpa ragu. Erika menggigit bibirnya, menahan emosi yang hampir meledak. "Ya, memang ini keinginan aku. Tapi ini juga demi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN