Mendengar kata 'polisi', seluruh tubuh Bella seketika membeku, getarannya mengguncang jiwa seperti gelombang badai yang tak tertahankan. Rasa takut merayap liar, menggerogoti setiap sudut hatinya hingga tubuhnya meringkuk lemah, gemetar tanpa henti. "Nggak mungkin ... nggak mungkin polisi mau nangkap aku. Nggak!" Suaranya pecah, nyaris histeris, menjerit dalam ketakutan yang membara. Maya yang mendengar teriakan itu hanya bisa terpana, dadanya sesak oleh gelombang kejut yang tiba-tiba menekan pikirannya. "Bi, tolong sampaikan pada polisi itu, sebentar lagi saya akan keluar," ucap Maya pada ART. Ia lalu melangkah cepat, mendekati putrinya yang kini tubuhnya menggigil hebat. "Sayang, ada apa? Kenapa kamu jadi seperti ini?" tanya Maya dengan suara bergetar, penuh kecemasan. "Ma ... polisi

