Bab 77. Rasanya Ada Yang Hilang

1190 Kata

Reno menatap kosong dinding penjara yang dingin, d**a sesak menahan beban penyesalan yang menyesakkan. Ingin rasanya ia berlari ke pelukan sang ibu, memohon ampun atas segala kesalahan yang telah menggerus harapan keluarga. Tapi kenyataan yang kejam menghentikannya, jeruji besi itu adalah penjara raga sekaligus jiwa. Apa guna menyesal saat luka sudah menganga? Nasi telah menjadi bubur, tak ada jalan untuk mengembalikannya ke bentuk semula. "Maafkan aku, bu ..." bisik Reno dengan suara hampir patah. Suara tangis tertahan, bergumul di tenggorokannya. "Aku tahu aku sudah terlalu jauh, terlalu menghancurkan segalanya. Aku mengerti kalau ibu dan bapak muak, bahkan tidak menganggapku sebagai anak lagi. Mungkin itu lebih baik, supaya kalian bisa hidup lebih tenang. Tapi kalau masih ada secercah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN