“Kalau hasilnya nanti aku hamil, kita nggak akan langsung memberitahu keluarga. Terutama keluargaku.” Permohonan yang terucap dari Jemma membuat senyum Althaf perlahan hilang. Kening Althaf mengernyit, “ini berita bahagia, Je... kenapa kamu malah menahan diri untuk beritahu keluarga kita? Mereka pasti akan terima dengan se—“ "Situasinya, Al..." Jemma langsung menghentikan ucapan Althaf, memberitahu alasannya “Darby... Mama, Papa, Iyang semuanya masih berduka. Kondisi Darby belum stabil, bahkan untuk sekadar menerima kami pun belum bisa. Aku nggak tega, Al. Aku takut... kabar ini malah terasa menyakitkan buat mereka sekarang.” Ada banyak faktor yang membuat Jemma merasa takut membagi berita bahagianya ditengah-tengah duka panjang yang sedang dialami keluarganya. Pemikiran bila mungkin

