Ekstra Part Akhir

2302 Kata

Tiga tahun kemudian... Jemma menunggu, hingga pelayan butik datang membawakan pakaiannya. Jemma berdiri, mengambil gaun yang terbungkus rapi itu, serta jas untuk Althaf, “terima kasih...” “Sama-sama, Ibu Jemma... semoga suka dengan gaunnya, dan datang kembali untuk pesanan berikutnya ya.” Ucapnya dengan ramah. Jemma tersenyum, kemudian menenteng hati-hati gaunnya. Ia simpan di bagian belakang mobilnya. Jemma sedang memakai mobil impian suaminya yang akhirnya Althaf putuskan beli, dan malah sering Jemma pakai dibanding suaminya yang ke mana-mana jika sendiri, masih suka pakai si Jalu. Motor kesayangan yang terawat dengan baik, dan kata Althaf tidak akan dia lepas karena kenangan pemersatunya dengan Jemma. Jemma baru mengemudi meninggalkan butik, saat ponselnya berdering. Dia memasang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN