Ekstra Part 15

2450 Kata

Di dalam kamar yang hening dan hangat, Jemma perlahan membuka matanya. Ia terbangun dalam pelukan suaminya, Althaf. Kehangatan tubuh pria itu masih menguar lembut, napasnya teratur dan damai. Malam tadi… adalah malam pertama mereka kembali berbagi keintiman setelah berbulan-bulan menjadi orang tua baru. Sebuah pelukan yang tak hanya merayakan cinta, tapi juga pemulihan, koneksi, dan kerinduan yang tertahan. Ada tawa kecil, bisikan penuh rasa, dan akhirnya… ketenangan. Jemma mengangkat kepalanya sedikit sambil mengingat kemesraan semalam, memperhatikan wajah Althaf yang tampak pulas, rambutnya berantakan. Jemari Jemma terulur pelan, menyentuh pipi suaminya dengan lembut. Ada rasa syukur mengalir pelan dari dadanya, rasa yang tak bisa ia ungkap selain lewat senyuman kecil di sudut bibirnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN