JALAN KEHIDUPAN

2019 Kata

“Kita ke mana, ya Ne?” tanya Aira saat sajadah-sajadah dibentangkan di salah satu sudut engawa. Matahari condong ke barat, udara kian sejuk, dan hunian itu bertambah ramai. “Lo ngga shalat?” balas Anne. “Lagi ngga,” jawab Aira. “Di ruang tengah aja.” “Lo ngga mau rebahan dulu?” Anne menggeleng. “Selonjoran di sofa sama nyamannya kok.” Adzan magrib dari musholla di depan rumah terdengar merdu. Para pria dan anak-anak meninggalkan rumah untuk shalat berjamaah, sementara wanita-wanitanya beranjak ke sudut ibadah hunian tersebut. Safa merengek di pangkuan Anne, minta menyusu. Sedangkah Aira membereskan alat makan dan minum yang sudah tak terpakai ke dapur. “Hot chocolate, Ne. Enak banget,” ujar Aira seraya menyodorkan salah satu mug yang dibawanya pada Anne. “Thank you.” Anne menerima

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN