“Safa mau jalan-jalan. Bosan berjemur di rumah terus. Ayo kita piknik,” ujar Ben sambil berjongkok, memeriksa setiap detail stroller dengan ketelitian yang bahkan lebih ekstrem daripada saat ia memeriksa laporan tender. Matahari terbit sekitar satu jam yang lalu. Sinarnya yang masih lembut berpadu dengan udara sejuk yang menyusup masuk melalui kisi-kisi udara. “Roda depan aman, suspensi oke, rem lancar, handle udah di-lock, safety belt terpasang…” gumamnya lagi, berlagak bak mekanik di pit stop F1. "Harus benar-benar aman!" Anne keluar dari kamar Safa sembari membawa dua tas. Satu disampirkan di bahu, satu lagi ia jinjing. Ben menatapnya heran. “Baby, kita mau ke mana sih sebenarnya?” “Ke taman," jawab Anne datar, tak merasa ada yang aneh. “Taman komplek ini kan?” Ben tiba-tiba saja

