Hari itu langit cerah, seolah-olah alam semesta ikut merayakan kebahagiaan yang akhirnya menjadi milik Nando dan Delima. Setelah perjalanan panjang yang penuh liku, mereka kini duduk di pelaminan disaksikan oleh banyak orang. Pernikahan kali ini sangat berbeda dari pernikahan pertama mereka. Tidak ada tekanan dan juga rahasia. Hanya cinta yang tulus dan keinginan untuk memulai hidup baru. Pak Irwan dan Bu Rahayu duduk di barisan depan, tersenyum dengan haru. Mereka akhirnya menerima bahwa Nando adalah orang yang tak tergantikan di hati Delima. Meskipun awalnya berat, mereka melihat tekad dan cinta yang nyata di mata kedua anak muda itu. “Sudah siap?” bisik Nando ketika melihat wajah Delima yang bersinar dengan senyum lembut. “Lebih dari siap,” jawab Delima sembari menggenggam erat tan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


