Mengikat Janji

1338 Kata

Di ruang tamu rumah keluarga Delima, suasana terasa hangat, tetapi juga tegang. Pak Irwan dan Bu Rahayu duduk di sofa, sementara Delima berdiri di dekat jendela dengan perasaan campur aduk. Elang, dengan wajah penuh keyakinan, duduk di hadapan kedua orang tua Delima. "Pak, Bu," ujar Elang, memecah keheningan, "saya ingin menyampaikan sesuatu yang sangat penting. Saya sudah mengenal Delima cukup lama, dan selama waktu itu, saya semakin yakin kalau dia wanita yang ingin saya jadikan pendamping hidup." Pak Irwan menatap Elang dengan serius, tapi ada kelembutan di balik itu. "Kamu yakin, Lang? Delima itu... sedang dalam masa yang sulit. Kamu benar-benar siap untuk menghadapi semua?" Elang mengangguk tegas. "Saya siap, Pak. Saya tahu perjalanan hidup Delima tidak mudah. Tapi saya ingin ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN