“Lara! Ayo cepat!” suruh Bisma sambil membukakan pintu mobil dari dalam. Lara hanya menggelengkan kepalanya ketika melihat Bisma seperti buronan karena tampak menyembunyikan wajahnya dibalik kemudi, bahkan ia menyuruh Lara keluar rumah. Padahal tadi malam mereka baru saja bertemu, walau tak lama. Dan sejak subuh tadi Bisma sudah sibuk menghubunginya untuk segera bersiap-siap untuk berangkat kerja bersama. “Sayang,” panggil Bisma mesra sambil menatapnya seperti anak kecil ketika Lara masuk ke dalam mobil dan memakai safety belt. “Ngapain sih mas jemput aku sembunyi-sembunyi begini?” tanya Lara ketika Bisma segera melajukan mobilnya cepat. “Biar gak ketahuan Fitri. Pagi ini aku ingin kencan sama kamu, tapi kalau dia lihat kita pergi , masa aku gak basa-basi nawarin untuk berangkat bersam
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


