“Len, kamu tau kan kita memiliki perjanjian tertulis dengan Kakek dari Lolyta setelah kejadian kebakaran dan kecelakaan pabrik yang terjadi beberapa tahun lalu itu?” Ucap Rayyan ketika hanya tersisa dirinya dan Galen di ruang meeting itu. Galen mengernyitkan keningnya, tatapannya menajam ke arah Rayyan yang tiba-tiba membahas masalah Lolyta. Rasanya sudah lama sekali dia tidak mendengar kabar wanita itu. Jika dihitung-hitung, mungkin sudah sekitar kurang lebih tujuh tahun. Bahkan, Galen sudah benar-benar melupakan nama wanita itu, tidak pernah lagi terlintas dalam benaknya tentang tanya akan keadaan dan kehidupan wanita yang pernah mencintainya dengan begitu gila. “Ada apa?” Tanya Galen. Memang, kejadian kebakaran dan kecelakaan kerja yang terjadi di hari yang sama adalah ulah Pap

