Vanessa masuk dengan langkah yang benar-benar tidak tahu malu ke lantai dua perusahaan tempat Jevian bekerja. Pegawai yang melihat hanya bisa saling berbisik, karena akhir-akhir ini wanita itu semakin sering datang tanpa izin. Padahal semua orang tahu Jevian sudah memiliki pacar bernama Clara. Namun Vanessa tidak peduli. Ia membuka pintu ruangan Jevian tanpa mengetuk. Dan tepat saat Jevian sedang membaca laporan, Vanessa langsung berjalan mendekat sambil tersenyum genit. “Jevian, aku kangee—” Belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya, Vanessa **langsung duduk di atas paha Jevian**. Tanpa malu. Tanpa ragu. Seolah ruangan itu miliknya. “Vanessa!” Jevian tersentak kaget dan langsung mendorong tubuh Vanessa menjauh. Kursinya bergeser keras ke belakang. “Apa yang kamu lakukan?!” Vanessa te

