Jevian 46

2716 Kata

Akhirnya hari ini Jevian membawa Clara untuk memilih undangan, dan sejak pagi Clara tidak berhenti tersenyum melihat pria itu sudah benar-benar sembuh. Wajah Jevian kembali segar, sorot matanya kembali tajam seperti biasanya, langkahnya kembali mantap, dan yang paling membuat hati Clara hangat adalah bagaimana Jevian terus menggenggam tangannya sepanjang jalan menuju butik undangan mewah yang sudah ia pesan khusus sehari sebelumnya. Sejak keluar dari apartemen, Jevian beberapa kali melirik Clara, seolah ingin memastikan bahwa gadis itu berada tepat di sampingnya. Seolah setelah sakit kemarin, ia semakin enggan melepaskan Clara barang sedetik pun. Clara hanya menunduk malu setiap kali Jevian menatapnya seperti itu, tapi ia tidak pernah menarik tangannya. Bahkan menggenggam balik, seakan in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN