Sejak pagi, Clara sudah merasakan tubuhnya tidak enak. Ada rasa berat di kepala, sedikit mual, dan sensasi lemas yang tidak biasa. Namun, ia memaksakan diri untuk tetap bangun lebih awal, berdandan, dan bersiap untuk ikut bersama Jevian ke perusahaan. Ia tidak ingin membuat Jevian khawatir, terutama saat perusahaan sedang berada di masa-masa persiapan besar menjelang peluncuran proyek baru. Ia tahu bahwa Jevian membutuhkan dukungan, dan ia ingin berada di dekat pria itu, memastikan semuanya berjalan lancar. Clara bahkan sempat tersenyum di dalam mobil meskipun tubuhnya gemetar kecil. Jevian yang menyetir tidak menyadari sepenuhnya perubahan itu. Ia hanya melihat Clara seperti biasa: lembut, pendiam, dan penuh perhatian. Begitu tiba di perusahaan, Clara mencoba menunjukkan bahwa dirinya

