Kabar bahwa semua bukti kejahatan keluarga Vanessa kini berada di tangan keluarga Handsone menyebar begitu cepat. Bahkan sebelum surat resmi dari pengacara dikirimkan, keluarga Vanessa sudah bergerak lebih dulu. Mereka panik—panik dengan cara yang hanya bisa dialami oleh keluarga yang sebelumnya arogan, merasa berkuasa, dan tiba-tiba sadar bahwa semua topeng sosial mereka bisa hancur kapan saja. Pagi itu, suasana rumah keluarga Jeremy tenang seperti biasa. Burung di taman belakang berkicau pelan, aroma kopi yang diseduh Briana memenuhi ruang makan, dan Jevian duduk di samping Clara sambil memainkan rambut kekasihnya yang masih sedikit kusut karena baru bangun tidur. Hari yang seharusnya sederhana, damai, dan penuh kehangatan. Namun ketenangan itu pecah ketika bel rumah berbunyi keras. “

