Jevian 54

917 Kata

Pagi itu suasana apartemen masih begitu tenang. Clara baru saja selesai merapikan meja makan ketika bel apartemen berbunyi cukup nyaring. Ia menoleh ke arah pintu dengan dahi sedikit berkerut karena waktu masih sangat pagi. Jevian yang baru keluar dari kamar dengan kaus santai juga tampak heran, namun langkahnya tetap menuju pintu. Begitu pintu dibuka, Briana sudah berdiri di sana dengan penampilan rapi dan tas besar di tangannya. Wajahnya cerah, seolah membawa semangat berlebih di pagi hari. “Akhirnya,” ucap Briana sambil langsung melangkah masuk tanpa sungkan. “Mama mau ketemu Clara.” Clara yang melihat itu langsung tersenyum sopan. Ia menghampiri Briana dan menyapanya dengan ramah, sedikit membungkukkan badan sebagai tanda hormat. Briana langsung memeluk Clara dengan hangat, bahkan l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN