Momen "Kotor" Yang Menggairahkan 🔥🔞

1309 Kata

Arsenio menggendong Mikayla, tanpa melepaskan persatuan mereka. Ia membawa Mikayla keluar dari ruang kerja, menuju kamar mandi utama. “Kau belum selesai membayarku, Sayang,” bisik Arsenio, suara parau gairahnya masih kental. Mikayla hanya bisa merengek. Kakinya melilit erat di pinggang Arsenio, tangannya mencengkeram bahu pria itu, tidak ingin terlepas dari sentuhan yang baru saja membuat dunianya jungkir balik. “Aku… aku sudah lemas, Hubby…” erang Mikayla, kepalanya bersandar di bahu Arsenio. Arsenio tertawa kecil, tawa yang liar. Ia membuka pintu kamar mandi dengan siku, lalu menekan tubuh Mikayla ke dinding marmer yang dingin. Kontras antara kulit mereka yang panas dan dinginnya marmer menciptakan sensasi yang membuat Mikayla mendesah keras. Arsenio kembali bergerak, kali ini den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN