Bab 18. The Little Boss

1898 Kata

"Gwi!" Panggilan itu membuat langkah Gwiyomi terhenti tepat di depan meja kerjanya. Ia menoleh, melihat Gavin berdiri di ambang pintu ruangan dengan jas yang sudah terkancing rapi, tampak sangat berwibawa. "Siapkan berkas kerja sama proyek Eco-Green. Kita ada pertemuan luar kantor dengan klien dari Jepang sepuluh menit lagi," perintah Gavin. Suaranya datar, namun matanya menatap Gwiyomi dengan intensitas yang berbeda sejak obrolan sarapan tadi. "Baik, Pak. Semuanya sudah siap di tablet dan salinan fisiknya," jawab Gwiyomi tenang. Ia segera menyambar tas kerjanya, kembali ke mode asisten yang sempurna dalam hitungan detik. * Pertemuan itu dilakukan di sebuah paviliun mewah yang menghadap ke arah taman botani di pinggiran Jakarta. Udara di sana segar, jauh dari kebisingan klakson ibu ko

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN