Bab 79. Tiba-Tiba Menghilang

1155 Kata

Tak hanya Keenan yang tercengang saat mendengar suara itu tiba-tiba keluar dari seberang telepon, tetapi Nadine pun tak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Karena Keenan mengaktifkan loudspeaker, suara itu terngiang samar namun jelas di telinga Nadine. "Nadine … maafkan Papa, Nadine …." Detak jantung Nadine seolah berhenti sejenak. Suara itu—suara siapa yang memanggil namanya dengan lirih tapi penuh penyesalan? Dia langsung meraih ponsel Keenan, matanya penuh tanya. "Kak Daniel, siapa sebenarnya orang yang Kakak maksud? Kenapa aku seperti pernah mendengar suara itu sebelumnya? Aku nggak asing dengan suaranya. Dia bahkan menyebut nama aku." Kebingungan dan cemas bercampur dalam suara Nadine. "Aku juga terkejut, Nadine. Apa mungkin dia … papa kamu?" ujar Daniel, penuh harap. "Alihkan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN