S2 : Pemimpin sebenarnya

1132 Kata

Soraya bisa membanggakan dirinya karena kedua orang itu tunduk di bawahnya. Bagaimana mereka menyerahkan diri karena tidak memiliki pilihan, keputusannya adalah mereka akan akusisi dan mempertahankan nama perusahaan. Supaya [ublik masih berspekulasi kalau itu adalah perusahaan independent. Soraya menyetujuinya, karena dengan hal itu, mereka tetap memimpin, namun tidak memiliki banyak kekuasaan atau hak dalam bertindak mengingat sekarang sang suami yang menjadi pemilik sebenarnya. Orang orang itu tidak bisa mengendalikan lebih jauh lagi. Semuanya juga akan tunduk pada sang suami, pada Raveno kesayangannya. Ketika Soraya kembali ke kamar dengan raut wajahnya yang terlihat bahagia. Raveno mengerutkan keningnya. “Kenapa senyum senyum kayak gitu? Udah ngomonginnya?” “Udah kok, tenang aja. k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN