Bab 89

1591 Kata

“Pokoknya, akhir bulan ini kita pindah.” Segala cara sudah Raga coba untuk membujuk Lintang, tetapi istrinya itu masih saja bersikeras dengan keinginannya. Lintang masih ingin tinggal di kediaman Sailendra, dan tidak ingin pergi ke mana pun. “Syukuran rumah baru, sekalian kita undang teman-temanmu supaya mereka tahu, kamu itu sudah punya suami.” Sambil mengusap rambut basahnya yang panjang dengan handuk, Lintang menghampiri Raga yang masih berbaring di tempat tidur. Rencananya, Lintang akan memangkas rambut panjangnya itu dalam waktu dekat. Lelah rasanya jika harus keramas hampir setiap hari, karena ulah sang suami. Tidak lama lagi, mungkin Lintang akan masuk angin karena terus-terusan keramas seperti sekarang. “Mas—” “Aku nggak terima bantahan lagi.” Meskipun belum mendapatkan rumah y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN