Julian 160

946 Kata

Ryujin duduk di sofa dengan satu tangan menopang pelipisnya. Di meja kecil di depannya, ada secangkhir teh yang sudah dingin dan sebuah buku catatan yang halamannya masih kosong. Sejak tadi ia hanya menatap kertas itu tanpa benar-benar menulis apa pun. Ulang tahun pertama Jasmine. Kalimat itu terus berputar di kepalanya. Sebentar lagi putrinya genap satu tahun. Setahun terasa cepat, terlalu cepat, dan justru karena itu Ryujin merasa ingin melakukan sesuatu yang… pantas. Sesuatu yang sederhana tapi bermakna. Masalahnya, ia sendiri tidak tahu harus mulai dari mana. “Aduh…” gumamnya pelan, memijat keningnya. Dari lantai, Jasmine merangkak mendekat sambil membawa mainan kecil, lalu berhenti di dekat kaki Ryujin dan menarik ujung celananya. Ryujin menunduk, menatap putrinya, lalu tersenyum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN