“Bu, daftar undangan orang sini udah lengkap, ya?” tanya Dinda memastikan sekali lagi, sebelum pergi ke kantor. “Sudah,” jawab Ira sambil menjahit kancing seragam kantor pesanan orang, “Ibu juga sudah minta tolong pak RT buat wakilin keluarga kita. Sudah ajuin cuti?” “Hari ini.” Dinda keluar kamar, menghampiri Ira yang duduk melantai di samping pintu. “Jangan terima jahitan lagi habis ini. Soalnya aku sama mas Felix mau titip Noah waktu pergi bulan madu nanti.” Dinda meringis lebar, karena membahas perihal bulan madu di depan ibunya. “Jadi pergi ke mana?” tanya Ira terkekeh melihat wajah Dinda. Ia juga tidak keberatan, jika harus mengawasi Noah untuk sementara waktu. Lagi pula, calon cucunya itu juga tampak sopan dan ramai seperti Dinda. “Ke Thailand, tapi berangkat senin biar hari

