93~BC

1458 Kata

“Salinannya sudah ketemu?” tanya Desty duduk di seberang Bias. Pria itu menyempatkan diri datang menemuinya di sebuah kafe untuk membahas kasus yang menimpa Briana. “Saya belum dikasih kabar,” jawab Bias menyalakan layar ponselnya di meja. Tidak melihat ada notifikasi dari Altaf, “tapi, katanya hari ini. Jadi, gimana, Bu? Apa yang mau Ibu obrolkan?” Desty mengangguk singkat. “Pertama, sepertinya Briana nggak tau kalau Kiano dan Ranti punya perjanjian pra nikah. Kedua, ada yang Briana sembunyikan. Dan dia akan tetap diam untuk menjamin masa depan Cia dan Farhan. Coba pikir, siapa yang memegang kendali Cia dan Farhan sekarang?” “Pak Kiano,” jawab Bias mengerut dahi. Kenapa masalah yang ada menjadi rumit seperti ini? “Betul!” seru Wahyu. Sebelumnya, ia sudah membahas semua hal dengan Des

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN