91~BC

1288 Kata

“Istirahat di rumah dan nggak usah datang di sidang besok,” ucap Bias penuh penekanan, tetapi tetap dengan nada yang lembut. Kondisi istrinya saat ini benar-benar sensitif dan tidak bisa mendengar Bias meninggikan nada bicaranya sedikit saja. “Wahyu malam ini datang sama bu Desty dan besok mereka rencananya datang di persidangan.” “Dah tau,” jawab Cinta sambil memajukan bibirnya, “sudah diurus izinnya buat tante Desty besok?” “Aku sudah bilang ke Yosep,” ujar Bias kemudian meletakkan ponselnya di nakas, “nanti dia yang hubungi Wahyu karena besok aku juga nggak datang ke persidangan. Jadwalku full. Seharian nemuin klien.” Baru saja Bias hendak berbaring di samping Cinta, ponselnya berdering. Ia kembali mengambilnya dan segera menerimanya. “Kenapa, Mas?” tanya Bias tanpa menyapa lebih du

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN