“Aku deg-degan,” ucap Cinta sambil menyentuh dadanya sendiri. “Yang aku bingung, kalau memang bu Desty itu sahabatnya almarhum mama, kenapa aku nggak pernah tau? Aku nggak pernah lihat mama ketemua sama bu Desty.” Saat ini Cinta dan Bias sudah berada di Bali dan kembali menginap di resor milik keluarga Wahyu. Mereka berangkat kemarin malam dengan pesawat terakhir, setelah mendapat izin dari Alma, serta mengantongi surat dari dokter kandungan. “Nanti, kamu langsung tanya aja sama bu Desty,” ujar Bias sambil menyantap pudingnya setelah selesai sarapan, “bentar lagi juga datang, sama mas Wahyu.” Cinta membuang napas panjang melalui mulutnya sambil mengusap perut. Mencoba untuk tenang dan tidak tegang. Pikirannya semakin tidak karuan, setelah mendapat laporan dari Dinda tentang pembicaraan

