165~BC

1376 Kata

“Ikut Onti atau ikut Om?” tanya Dinda mengulurkan kedua tangan pada Cibi. Tidak hanya dirinya, tetapi Felix juga ikut mengulurkan kedua tangannya. Tinggal menunggu Cibi akan mencondongkan tubuh ke arah mana. Cibi mengedipkan mata. Menatap Dinda dan Felix bergantian dengan mata polosnya. Sejurus itu, kedua tangannya tertuju pada Felix dan tubuhnya pun condong ke arah pria itu. Hal tersebut membuat tawa semua orang di sekitar mereka pecah. “Harusnya kamu milih sama Onti Dinda,” ucap Cinta hanya bisa pasrah dan menyerahkan putrinya ke gendongan Felix. “Duh, nggak bisa lihat cowok cakep dia ini,” timpal Dinda dengan kekehannya. “Asal jangan nurun seperti papanya.” Alma langsung melirik pada Bias. “Besar dikit, harus dikasih bodyguard. Biar nggak meleng ke mana-mana.” Tatapan datar B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN