MPE Bab 101, Malam Pertama Pengantin Baru

1785 Kata

Sebastian tak berhenti menc*mbu sang istri. Pria itu seperti seekor singa yang sudah bertahun-tahun dikurung, lalu tiba-tiba dilepaskan. Atau seperti musafir yang baru saja menemukan mata air di padang pasir. Pria itu begitu haus akan pelampiasan hasrat yang sudah ditahan cukup lama. Ya, cukup lama bagi Sebastian yang sebelumnya memang pemain wanita. Louisa yang belum memiliki pengalaman melayani seorang pria di atas ranjang—kesulitan mengimbangi keganasan pria 37 tahun yang masih tidak berhenti menyusuri setiap jengkal wajah, lalu turun hingga ke leher. Tubuh pria itu sudah tidak berbalut selembar benang pun. Mengungkung tubuh Louisa yang sama polosnya. “Aku akan melakukannya sepelan mungkin.” Sebastian menghentikan cumbuan. Pria itu mengangkat wajah—menatap Louisa yang terengah. Mulut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN