Panji menatap wajah Olivia yang sedang termenung, dengan perlahan dia menepuk pundak sang istri agar tak terkejut. Olivia pun menoleh dan menatap sang suami dengan sendu. "Aku nggak menyangka jika nasib Belinda akan seperti itu," ucap Olivia dengan lirih. "Tapi itu sepadan dengan kejahatan yang telah dia lakukan selama ini. Kamu akan terkejut saat mengetahui kejahatan apa saja yang telah dia lakukan selama ini," ujar Panji dengan nada lembut. "Memangnya kejahatan apa lagi yang telah dia lakukan? Apakah ada yang lain selain menculik dan mencelakakan aku? Ah, Rexy juga termasuk korban dia," tanya Olivia dengan raut wajah heran. "Banyak Oliv dan seperti yang kamu bilang tadi, kita akan mengunjungi Belinda besok hari." Panji yang tak ingin Olivia terlalu banyak berpikir langsung menghentik

