Bab 110. Akhir yang Bahagia

1200 Kata

Suara petugas memberitahu jika jam kunjungan sudah berakhir, Panji segera menarik Olivia untuk meninggalkan tempat ini karena mereka masih harus menemui Belinda. "Pah, Olivia pamit dulu ya nanti Olivia akan sering menjenguk Papa di sini," ucapnya dengan nada lirih. Johan hanya terdiam tapi air matanya masih mengalir dengan deras, Panji yang melihat itu langsung menepuk pundak sang istri sebagai kode jika pria yang ada di hadapan mereka masih membutuhkan waktu untuk menerima situasi ini. Panji akhirnya memapah tubuh Olivia agar sang istri tidak terjatuh, karena dilihat dari gerak-geriknya wanita itu masih merasa lemas. "Masih mau menjenguk Belinda?" tanya Panji saat keduanya berada di mobil pria itu. Olivia dengan cepat mengangguk meski dengan gerakan lemah dan membuat Panji langsung

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN