51. Kemarahan Nathaniel

1490 Kata

Joceline segera menghampiri Nathaniel, membuka mulut hendak mengeluarkan penjelasan namun, suaminya itu lebih dulu menarik pergelangan tangannya dan mencengkeram dengan tenaga yang hampir meremukkan tulang. Ia mendongak dan menemukan Nathaniel dengan wajah yang benar-benar gelap. Amarahnya kali ini tidak meledak, melaikan membeku, dingin dan mematikan. ​Tanpa sepatah kata pun, Nathaniel menyeret Joceline menuju mobil SUV hitamnya. Ia tidak mempedulikan teriakan kecil Joceline atau tatapan bingung orang-orang. Nathaniel membanting pintu mobil setelah memastikan Joceline masuk, lal memutari mobil dan duduk di kursi kemudi dengan napas yang memburu. ​Cukup. Nathaniel sudah mendengar cukup jelas. Bagian di mana Joceline berkata akan menyerahkan anaknya lalu pergi sejauh mungkin tanpa pernah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN