55. Dijodohkan Dengan Renata

1102 Kata

Arman mengembuskan napas perlahan ketika mobilnya berhenti di halaman rumah besar keluarganya. Sudah tiga hari ia tidak pulang ke rumah ini. Selain karena terlalu banyak pekerjaan juga alasannya Indira yang membuatnya lebih memilih tinggal di apartemen. Begitu ia melangkah masuk, aroma wangi pengharum ruangan yang khas langsung menyambutnya. Langkahnya baru beberapa meter ketika suara nyaring ibunya terdengar dari arah ruang tengah. “Man, kemana saja kamu? Kok baru muncul? Berapa hari kamu nggak pulang?” Arman berhenti. Mama Karina berdiri dengan tangan menyilang di d**a, raut wajahnya menunjukkan perpaduan antara kesal dan penasaran. “Maaf, Ma,” ujar Arman sambil berjalan mendekat. “Aku banyak kerjaan. Jadi aku pulang ke apartemen, lebih dekat dari kantor. Capek kalau harus setiap har

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN