54. Kakek Minta Pulang

1545 Kata

Arman menguap, mengucek matanya lalu kepalanya menoleh ke samping. Pandangannya langsung tertambat pada sosok yang masih terlelap. Indira tidur menghadapnya sambil memeluk guling, wajahnya tenang, napasnya teratur. Rambutnya yang setengah berantakan justru membuatnya semakin terlihat manis. Selimut bergeser sedikit, memperlihatkan sebagian bahu Indira yang terbalut piyama tipis berwarna lembut. Arman otomatis tersenyum. Sungguh, ia tak menyangka bisa jatuh cinta pada seorang wanita sejak pandangan pertama. Dan hanya dengan melihat wajah Indira saat tidur seperti ini, hatinya seperti ditarik sesuatu. Pelan, seolah takut membangunkannya, Arman mengubah posisi tidur. Tubuhnya kini berhadapan langsung dengan Indira. Ia membiarkan dirinya menikmati pemandangan itu sebentar. Wanita yang selama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN