30. Seperti Melihat Indira

1410 Kata

Sudah satu minggu sejak Indira resmi bekerja sebagai staf desain di PT Wijaya Karya, sebuah perusahaan kontraktor yang berkembang pesat karena kiprahnya dalam pembangunan gedung mall dan apartemen di beberapa kota besar. Perempuan itu masih belajar menyesuaikan ritme barunya, bangun pagi, menunggu transportasi, beradu dengan waktu. Sesungguhnya semuanya berjalan lancar dalam enam hari kerja sebelumnya, sampai hari ini alarm ponselnya mati dan ia bangun terlambat. “Ya Allah, ya Rabb, kok pas hari ini sih!” Indira meracau sambil terburu-buru meraih tas dan mengikat rambut dengan gerakan tergesa. Tangannya gemetar sedikit karena panik. Ia bahkan hampir lupa mengenakan jam tangan jika saja tidak melihat pantulan dirinya di cermin ruang tamu apartemen Maya. Apartemen itu tidak begitu luas, t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN