115 | Dunia Harus Tahu

2024 Kata

"Mbuuul! Mana si Mbul?" Kaget. Rea langsung keluar kamar. Julian datang dan diiringi langkah Mbok Nah—habis membukakan pintu sepertinya. Saat-saat di mana Rea dan Jaya telah kembali ke kediaman mereka selepas acara pertemuan keluarga. "Mana si Mbul, Mi?" "Itu di kamar sama papi. Masuk aja, gak pa-pa," ucap Rea. Julian datang-datang lagaknya macam orang mau melabrak. Busyet, dah. Rea geleng-geleng sambil mesem, merasa lucu. Well ... hari itu Jaya pulang lebih cepat. Suatu keajaiban dunia kalau kata Julian ketika di kantor dapat kabar "Pak Jaya sudah pulang, Pak" dari sekretarisnya, padahal waktu masih menunjukkan pukul dua siang. Mengingat hari-hari saat Julian kecil ... ah, sudahlah. Memang beda. Ada ketimpangan yang sangat kentara, tetapi tidak jadi perkara. Julian selalu berusaha m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN