133 | Pamit

1725 Kata

"Nanti kabari Ayah kalau sudah mau bertolak ke Indonesia, Ayah ikut antarkan ke bandara." Aryo meraba-raba terjemahannya dari kata bahasa Inggris yang terdengar familier, sedangkan Bu Santi tidak begitu memberi tanggapan. Sejenak, Aryo dan sang ayah kembali berpelukan. Ayahnya yang menyongsong. Mungkin ada perasaan tak menyangka bahwa putranya yang dulu masih bayi itu kini sudah dewasa, bahkan Rea—putrinya sudah beranak. Sudah memberikan seorang cucu untuknya. Tebersit ingatan masa lalu. Kala ingat itu semua ... rasanya seperti ada besi panas melubangi hati. Dan besi panas itu diibaratkan kenangan indah yang dulu ada. Seindah-indahnya kalau sudah jadi kenangan itu tidak selalu manis, kebanyakan pahit. Tahu? Nino Alessandro atau yang biasa disebut Sir Legazpi di Spanyol ini hidup hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN