BAB 68-2

594 Kata

Majelis hakim kemudian masuk. Semua berdiri. Sidang pun dimulai. Suara panitera yang formal dan datar entah mengapa terasa mengerikan bagiku. Semuanya terdengar begitu administratif. Padahal yang akan dibicarakan di sini adalah kematian, kelalaian, tanggung jawab, dan nyawa. Jaksa penuntut umum berdiri. Membuka map tebal di depannya. Lalu, mulai membaca dakwaan. “Bahwa terdakwa korporasi PT Yudhis Express, yang dalam perkara ini diwakili oleh Rendra Prakoso selaku Direktur Operasional, diduga telah melakukan pembiaran sistemik terhadap kewajiban pengawasan, pengendalian operasional, serta pemenuhan standar keselamatan kerja dalam kegiatan angkutan barang.” Hening. Bahkan rasanya tak satu orang pun bergerak. “Bahwa pembiaran tersebut diduga tercermin antara lain dalam pengaturan j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN