BAB 70-2

776 Kata

Ruangan hening. Tak ada yang langsung menanggapi. Aku menghela napas panjang. Rasanya lelah sekali. “Paham,” tanggap Papi akhirnya. “Karena... Fleet Operations itu tau jadwal.” Aku menatap beliau, mengiyakan. “Tapi...” lanjutnya, “...belum tentu tau identitas korban.” Aku terdiam. “Fleet Operations tau unit mana yang kecelakaan,” lanjut beliau. “Tau sopir siapa. Tau rute mana.” Beliau menatapku lekat. “Tapi, investigasi korban biasanya bukan di meja mereka.” Aneh bukan... aku justru merasa sedikit lega. “Dan kita sama-sama tau kalau unit itu melewati rute yang tidak seharusnya.” “Fleet Operations itu banyak levelnya, Yal,” ujar Om Borne. “Ada yang sekadar nyusun jadwal. Ada yang menyesuaikan armada. Ada yang cuma nerusin instruksi dari atas.” “Yang lebih penting…” ujar Papi l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN