⚠️ Pria Yang Misterius Itu....⚠️

1564 Kata

Arielle duduk di tepi ranjang, mengikat pita pink di rambutnya sekali lagi. Matanya berbinar ketika menoleh ke arah Leon yang tengah duduk murung di kursi sudut kamar. Bocah itu memeluk lutut, dagunya bertumpu di atasnya. Sejak kepergian Ellise, Leon berubah drastis. Tidak ada lagi guratan polos yang ceria. Yang tersisa hanyalah kesunyian yang terlalu berat bagi anak seusianya. “Leon,” Arielle memanggil dengan suara lembut, seolah takut suaranya saja bisa melukai. “Hari ini kita akan pergi. Mau ikut?” Leon menoleh singkat, lalu menggeleng. “Aku tidak mau keluar.” Arielle bangkit, berjalan mendekat, lalu berlutut hingga sejajar dengan tatapan Leon. Tangannya mengelus pipi kecil itu, penuh kesabaran. “Kau tidak sendiri. Aku dan Ayahmu ada bersamamu. Kita hanya akan jalan-jalan sebentar. T

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN