⚠️ Bahaya Yang Sesungguhnya ⚠️

1432 Kata

Malam itu suasana mansion terasa berbeda. Sehabis mereka pulang dari mall, udara dingin justru tidak membuat hening, melainkan menekan d**a Arielle dengan kecemasan yang sulit ia kendalikan. Sepanjang perjalanan, ia hanya diam, menatap Leon yang tertidur di pangkuannya. Bocah itu tampak damai, padahal tadi di mall ia begitu ceria, menempel terus pada Arielle dan membuat Alvaro beberapa kali menghela napas panjang karena iri. Namun, saat Sehan muncul dan dengan santai berbincang, semua kedamaian yang seharusnya Arielle rasakan mendadak berubah menjadi lingkaran tanya yang tiada ujung. Bagaimana mungkin pria bertopeng di pesta presiden yang dulu mengecup tangannya ternyata sepupu jauh Alvaro. Bagaimana bisa kebetulan itu muncul begitu cepat. Arielle tidak pernah mengira akan menghadapi keny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN