⚠️ Pertengkaran Kecil Calon Pengantin ⚠️

1988 Kata

Kamar itu sepi saat Matteo masuk. Aroma lavender samar dari diffuser menguar di udara, menciptakan nuansa tenang. Reina sedang duduk bersila di atas tempat tidur, berkas-berkas contoh desain cincin, undangan, dan kain gaun tersebar di hadapannya. Matanya berbinar ketika melihat Matteo datang. "Akhirnya! Aku kira kau lupa kalau kita harus memilih cincin hari ini," ucap Reina sambil menunjuk ke layar ponselnya yang menampilkan gambar-gambar cincin berlian berbagai bentuk. Matteo melepaskan jas tipisnya, menggantungnya di balik pintu, lalu berjalan mendekat. Ia duduk di tepi tempat tidur, melirik ponsel Reina dan mengangguk pelan. "Yang itu terlihat bagus," katanya sambil menunjuk salah satu model sederhana dengan batu kecil. Reina melotot. "Bagus? Matteo, yang kau pilih itu model jadul ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN