⚠️ Melanggar Larangan Raja Neraka ⚠️

1540 Kata

Pagi itu mansion De Luca lebih ramai dari biasanya. Para pelayan sibuk keluar masuk kamar Arielle, menyiapkan mantel tebal, tas kecil berisi obat, dan kebutuhan lain. Di sisi ranjang, Alvaro masih tampak ragu. Jemarinya menggenggam tangan Arielle seolah enggan melepas. “Aku lebih suka jika dokter yang datang kemari,” ucap Alvaro datar, namun jelas nada suaranya mengandung cemas. “Tak ada yang sulit bagiku untuk menghadirkan semua yang kau butuhkan di dalam rumah ini.” Arielle yang masih terlihat lemah tersenyum tipis, mencoba menenangkan. “Aku tahu, Al. Tapi itu akan merepotkan. Membawa semua alat ke mansion pasti jauh lebih rumit daripada kita pergi ke rumah sakit.” “Tidak ada kata repot bagiku,” Alvaro menyela cepat. Matanya tajam, namun ada kegelisahan di baliknya. “Jika itu untukmu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN