⚠️Sisi Lain Alvaro ⚠️

1860 Kata

Sementara Matteo dan Reina larut dalam kejutan manis yang dipersiapkan dengan begitu teliti, suasana di markas utama Serigala Hitam berubah tajam. Angin di tepi perbukitan membawa bau tanah lembab dan kabut pagi yang menggantung rendah. Tapi suasana dingin itu tak seberapa dibanding hawa ancaman yang menyusup ke dalam perimeter. Pintu besi otomatis di sisi timur markas mendadak mengeluarkan alarm pendek. “Gerakan tak dikenal,” ujar salah satu anggota penjaga, suaranya tegang melalui alat komunikasi. “Tujuh orang, bersenjata ringan. Kode bendera, Xavier.” Lorenzo yang sedang berada di ruang kontrol langsung berdiri, wajahnya menegang. “Panggil semua unit siaga. Siapkan perimeter tiga.” Ia meraih mantel kulitnya lalu menekan satu tombol di dinding yang langsung menghubungkan ke kamar ut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN