Suasana mansion De Luca terasa berat sejak kepergian Ellise Carraway. Heningnya lorong-lorong seakan menjadi saksi bisu bahwa rumah megah ini menyimpan luka yang tak kasat mata. Tangis Leon beberapa malam lalu masih terngiang di telinga semua orang yang mendengarnya. Luka seorang anak tidak pernah bisa tertutup cepat, apalagi luka yang disebabkan kehilangan ibu secara tragis di depan mata sendiri. Sejak hari itu, Arielle tidak lagi bisa bersikap seperti biasanya. Ia merasa ada tanggung jawab besar di pundaknya. Leon, bocah yang dulu dikenal ceria, penuh ide, dan begitu ekspresif, kini menjadi bayangan dirinya sendiri. Tatapannya kosong, senyumnya jarang terlihat, dan setiap kalimat yang keluar darinya terdengar berat, seolah dunia menuntutnya menjadi dewasa sebelum waktunya. Arielle meng

