30. Atas Permintaan Ririn

1190 Kata

Gerald terdiam cukup lama setelah mendengar syarat itu. Dadanya terasa sesak, seolah ada sesuatu yang menghantam tepat di tengah hatinya. Jadi sejauh ini, baginya aku tidak lebih dari alat penebus dosa… pikir Gerald pahit. Raut wajahnya tetap tenang, namun di balik itu hatinya bergejolak. Sakit. Harga dirinya terinjak. Ia, yang selama ini terbiasa diinginkan dan dipuja, kini justru ditolak mentah-mentah bahkan sebelum pernikahan itu dimulai. Ririn sudah menyiapkan akhir sejak awal, seolah kebersamaan mereka nanti tidak lebih dari formalitas kosong. Namun rasa bersalah menekan dadanya jauh lebih kuat daripada luka itu. Gerald sadar, semua ini bermula dari kesalahannya sendiri. Jika saja ia tidak ceroboh, jika saja ia tidak membiarkan keadaan melampaui batas, Ririn tidak akan berdiri di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN