12. Penyesalan yang Terlambat

1293 Kata

Gerald menghentikan gerakan tangannya saat mendengar laporan dari interkom. Aldo ingin bertemu. Sudut bibirnya terangkat tipis. Suami tidak berguna itu… pikirnya sinis. Masih kurang uang, atau sudah kehabisan pilihan? Bayangan wajah Aldo yang penuh kepanikan tempo hari terlintas sekilas di benak Gerald. Saat itu, Lila yang membawanya bertemu dengannya. Dengan nada seolah prihatin, ia mengatakan bahwa suami Ririn sedang terjerat masalah keuangan dan berharap Gerald bersedia membantu. Lila berbicara panjang lebar, memoles cerita dengan kata-kata empati, tanpa pernah tahu harga sebenarnya yang ditawarkan pria itu. Tubuh Ririn. Jika Lila tahu sejak awal, Gerald yakin, perempuan itu tidak akan pernah membawa Aldo ke hadapannya. Gerald bukan pria bodoh. Ia terbiasa membaca manusia-tata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN