Hamish baru sampai ruang kerjanya ketika menemukan istrinya duduk di sana bersama Kikan. “Waw, perasaan aku sedang tidak berulang tahun deh! Eh kalian kasih kejutan!” Ucapnya sambil langsung menghampiri istrinya, Lea. Ia membungkuk, awalnya hanya memeluk tetapi ketika Lea akan menjauh, ia mencuri satu kecupan di bibir yang buat Lea protes dan Kikan memalingkan wajah sambil tersenyum. “Ada Kikan,” Lea mengingatkan. Hamish terkekeh, “sengaja, biar Kikan makin kangen sama Halim.” Hamish duduk di samping Lea, menarik istrinya rapat. “Kalian datang bersama?” tanyanya. Kikan mengangguk, “iya, aku habis bertemu dengan dokter Erika, periksa.” “Sendiri?” “Di temani Mas Halim tadi, video call kok pas pemeriksaan.” Ya, memang tadi di ruang pemeriksaan Halim menemani walau tidak secara l

